Tragedi Newton 28 Orang Tewas



CONNECTICUT- Aksi penembakan brutal kembali terjadi di Amerika Serikat (AS). Kali ini anak-anak turut menjadi korban dalam penembakan yang dilakukan oleh seorang pria.

Pelaku penembakan yang dilaporkan membawa empat senjata dan menggunakan rompi anti-peluru, ditemukan tewas di dalam Sekolah Dasar Sandy Hook, Newton, Connecticut. Diduga, pelaku melakukan aksi bunuh diri usai menembaki seisi sekolah.

Adapun, polisi berusaha mencari jawaban tentang motif seorang pemuda berusia 20 tahun membunuh 20 anak yang masih duduk di sekolah dasar.

Penegak hukum mengidentifikasi lelaki yang menembaki anak-anak usia lima sampai 10 tahun di Sekolah Dasar Sandy Hook sebagai Adam Lanza. Dia membunuh 26 orang sebelum membunuh dirinya sendiri.

Menurut laporan Reuters, polisi mengatakan bahwa orang dewasa lain juga ditemukan tewas di dekat tempat kejadian perkara. Beberapa media AS melaporkan orang itu kemungkinan ibu sang penembak, Nancy Lanza.

Aparat kepolisian berharap bisa mendapatkan lebih banyak informasi pada Sabtu, termasuk mengonfirmasi identitas korban.

Lebih dari 12 jam setelah penembakan, posisi mulai memindahkan jenazah korban dari sekolah dan mendatangkan orang tua untuk melakukan identifikasi, demikian laporan stasiun televisi NBC News.

Presiden Barack Obama meminta warga Amerika mendukung keluarga korban yang sedang berduka dan mengatakan bahwa hati seluruh orang tua di negaranya sedang "berat dengan luka." Presiden Obama menyeru "tindakan nyata untuk mencegah tragedi seperti ini."

Tragedi pada musim liburan ini adalah penembakan kedua yang terjadi di Amerika Serikat dalam sepekan, dan yang terbaru dari serial pembunuhan massal tahun ini.

Peristiwa itu hampir bisa dipastikan membangkitkan debat soal undang-undang kepemilikan senjata api Amerika Serikat, dimana kepemilikan senjata sudah menjadi bagian dari budaya dan lobi yang kuat mematahkan kebanyakan politisi untuk mengatasi kemudahan mendapatkan pistol dan senapan.

Pihak kepolisian setempat yang diwakili Letnan Paul Vance mengatakan, pihaknya menemukan 18 anak-anak berusia antara 5 hingga 10 tahun tewas di lokasi kejadian. Mereka juga menemukan tujuh jasad orang dewasa termasuk jasad dari pelaku penembakan.

"Dua anak-anak lainnya dinyatakan meninggal setelah dilarikan ke rumah sakit. Sementara satu orang dewasa yang terkait dengan kejadian ini, juga ditemukan tewas di Newton. Jumlah keseluruhan korban tewas dipastikan menjadi 28 jiwa," ujar Vance seperti dikutip Reuters, Sabtu (15/12/2012).

Polisi berhasil mengidentifikasi pelaku penembakan yang bernama Adam Lanza. Sebelum melakukan aksinya di sekolah itu, pria berusia 20 tahun tersebut menembak mati ibunya, Nancy Lanza.

Lanza kemudian pergi ke sekolah yang dipenuhi anak kecil itu dan melepaskan tembakan membabi buta. Polisi menemukan beberapa senjata di dalam mobil yang dikendarai Lanza dan beberapa lainnya di lokasi kejadian.

Pihak kepolisian sempat kebingungan menyelidiki kejadian ini. Pihak penyelidik federal sebelum mengidentifikasi pelaku sebagai kakak kandungnya, yakni Ryan Lanza. Pri berusia 24 tahun itu kini diinterogasi oleh pihak kepolisian.

Sudah ada 1 komentar, tambain donk.!

  1. Hey! Do you use Twitter? I'd like to follow you if that would be okay. I'm absolutely enjoying your
    blog and look forward to new updates.
    Take a look at my web-site : static cling remedies

    BalasHapus

Kalau tidak mau tambah komentar ya, tinggalin duwit ya?