Nasehat Indah Hasan Al Banna, Para Ulama

Albanna : Berterima kasihlah terhadap musuh atau lawan-lawanmu. Mereka tentu akan selalu mencari kelemahan dan kejelekanmu.

Jika engkau mengetahui bahwa mereka sedang melakukan hal itu kepadamu, maka kamu tidak perlu marah.

Namun justru pujilah Allah, karena Dia telah menjadikan untukmu orang lain yang dapat mengerti kekuranganmu, sebab kamu sendiri tidak mengerti kekurangan itu.

Mereka akan berterus terang dalam menjelaskan kekuranganmu. Dengarkan baik-baik apa yang mereka katakan tentangmu karena hal itu lebih patut untuk memantau dirimu.

Adapun teman kamu sendiri, maka ia tentu akan merasa malu dan sungkan untuk menunjukkan kekurangan itu.


Azzam : Apabila seorang muslim sudah terbiasa dengan banyak berdoa dan berdzikir kepada Allah, niscaya Allah akan mengabulkannya. Umar bin Khattab berkata, “ Bukan karena ingin terkabul aku berdoa, tetapi karena aku ingin berdoa maka aku berdoa. Dan manakala aku mendapat ilham untuk berdoa, terkabulnya doa itu senantiasa menyertainya.

Kiranya Umar menyitir firman Allah , “Dan Rabb kalian berkata, Berdoalah kalian kepadaKu, niscaya Aku akan mengabulkan permohonan kalian” (Al Mukmin 60)

Yahya bin Muadz berkata , “barangsiapa hatinya dihadirkan oleh Allah kala berdoa, niscaya doa itu tidak akan ditolak.”

Ibnul Qayyim bertutur, “ Apabila hatinya hadir, kebutuhannya benar benar mendesak, dan pengharapannya tinggi…, hampir hampir doa itu tidak akan ditolak.”

Syeikh Aidh Al Qarny : Seorang da’i yang tidak memiliki pengaruh dan pengikut, juga bisa memunculkan fitnah jika ia masuk ke dalam lapangan politik, maka lebih baik ia tetap di lingkup aktifitasnya sebagai da’i.

Masalahnya sekarang pembicaraan sejumlah da’i, siang dan malamnya didominasi tentang politik, pemerintah, parlemen. Para da’i lupa dengan shahih Bukhari dan Muslim, lupa dengan qiyamul lail, lupa dengan upaya memperbaiki kondisi umat, lupa memberi nasihat kepada para pemuda dan membenahi akhlak mereka.

Itu terjadi karena sebagian da’i yang berlebihan dalam berbicara tentang politik lalu melupakan permasalahan umat yang kini dalam posisi terancam.


Ustadz Fathi Yakan : Sebenarnyalah pergerakan Islam modern merupakan pelopor utama dalam berbagai lapangan, terutama dalam medan perang dalam mengusir musuh-musuh Islam dari luar dan menghadang musuh dari dalam.

Dalam masa satu abad terakhir ini telah menyumbangkan kafilah panjang para Syuhada dari putra putri pilihan. Kiranya sejarah akan memelihara kecemerlangannya dan kemurnian perjuangan dan pengorbanannya dari tangan tangan jahil yang hendak mengaburkannya dengan tulisan dan ucapan yang mengandung kebohongan, pemutarbalikan fakta dan pencemaran.

Umat Islam sedang mengalami masa-masa gelap pekat karena musuh-musuh Islam yang memiliki alat propaganda dan komunikasi, berhasil mengelabui masyarakat dan menyesatkan pendapat umum. Mereka berhasil memburuk-burukkan kaum mukminin yang tidak bersalah dan berdosa dengan berbagai fitnah dan pencemaran nama baik para mujahidin yang takwa dan patriotik. Mereka berhasil merusak nama baik para mujahidin dengan cerita sensasi, tanpa mengenal etika dan tanpa takut terhadap pembalasan Allah Yang Maha Pembalas dan Maha Perkasa.

Musuh-musuh Islam, baik di barat maupun di timur, baik di luar negeri maupun di dalam negeri, baik secara terpisah, sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama telah memerangi Islam dan para Dai Islam dengan ganas. Mereka diperangi oleh semua kaum kolonial, mereka diperangi oleh gerombolan orang orang feodal, mereka diperangi oleh komplotan kaum kapitalis dengan zalim, mereka diperangi oleh kefasikan, oleh kejahatan, oleh tiran di mana-mana.

Maka, menjadi kewajiban masyarakat Islam untuk mengenali pergerakan Islam yang sebenarnya, agar jangan sampai termakan propaganda jahat dan fitnah dengki musuh Islam.

Akhir kata, hendaknyalah kaum muslimin di mana saja mereka berada, menyadari benar bahwa peperangan terhadap pergerakan Islam pada hakikatnya adalah peperangan terhadap Islam itu sendiri, bahwa musuh-musuh Islam, baik dari kelompok atheis, komunis, barat dan para antek dan pendukungnya, berniat membuat cerita palsu sebagai alasan untuk memukul hancur pergerakan Islam untuk pada akhirnya menghancurkan agama Islam sebagai sasaran utamanya.

Lo Masih 0 komentar, dikomentari donk.!

Tinggalkan Komentar. Kalau tidak mau komentar ya, tinggalin duwit ya..hihihi