Kini Rusia Beraksi USA Mulai Jadi Target

Setelah Iran dan Korut secara terang-terangan berani melawan arogansi Amerika Serikat, kini Rusia turut bangkit menggoyang AS. Rusia tidak tinggal diam sebagai buntut campur tangan AS atas krisis Ukraina.

Berbagai macam konflik yang ada di seluruh dunia ini dinilai Rusia sebagai ulah Amerika Serikat (AS). Rusia menyatakan, AS adalah diktaktor dunia yang kerap ikut campur dalam berbagai permasalahan yang ada di dunia.

Melansir RIANOVOSTI, Jumat (24/10/2014), Presiden Rusia, Vladimir Putin melontarakan pernyataan keras terhadap kebijakan luar negeri AS. Menurutnya, AS sedang bertindak seolah-olah menjadi pemimpin di dunia ini, yang dianggap Putin sangatlah tidak pantas.

“Apakah cara kepemimpinan mereka (AS) di dunia bermanfaat? Intervensi yang mereka lakukan di dunia membawa perdamaian, stabilitas dan demokrasi di seluruh dunia? Apakah kita hanya harus bersantai melihat apa yang mereka lakukan? Jawabnya adalah tidak,” ucap Putin.

Putin menegaskan, apa yang telah AS lakukan bertolak belakang dengan apa yang sebenarnya mereka harapakan. “Kediktatoran unilateral dan penonjolan diri menyebabkan hasil yang berlawanan, dari alih-alih menyelesaikan konflik,” tambahnya.

Putin bukan pertama kali mengeluarkan pernyataan keras terhadap kebijakan yang dilakukan AS. Hubungan AS dan Rusia sendiri memang semakin memburuk paska konflik di Ukraina membawa April lalu.