Membedakan Layar HD, Full HD, qHD, Quad HD, 4K


Kemajuan teknologi layar ponsel ada beberapa aspek seperti teknologi layar kita mengenal IPS, Super Amoled dan Super LCD ada juga katagori tingginya resolusi layar dengan katagori Quad HD. HD, Full HD, qHD dan 4K Ultra HD. Kalau soal IPS, Super Amoled dan Super LCD kita sudah pernah bahas, kini kita bahas istilah yang dipakai untuk tingginya resolusi layar,

Pertama adalah layar ponsel HD (High Definition), ini artinya besaran resolusi layarnya adalah 1280×720 piksel. Kita temukan ini antara lain pada layar Huawei Ascend Mate, HTC One Mini, dan Motorola Moto X.

Kedua, adalah layar ponsel Full HD, ini artinya besaran resolusi layarnya adalah 1920x1080 piksel. Kita temukan ini antara lain pada layar Sony Xperia Z maupun Z2, HTC One M8, LG Optimus G Pro dan Huawei Ascend D2.

Ketiga adalah layar ponsel qHD, besaran resolusi layarnya adalah 960x540 piksel atau seperempat dari FULL HD. Antara lain yang menggunakan layar ini adalah Sony Xperia M2, Huawei G730 dan Lenovo A850i.

Berikutnya yang keempat adalah layar Quad HD atau bisa disebut QHD atau Wide Quad High Definition alias WQHD atau 2K (jangan tertukar dengan qHD karena mereka berbeda). Besaran resolusi layarnya WQHD adalah 2560 x 1440 atau empat kali besarnya dari layar resolusi HD. Display WQHD memiliki aspek rasio 16:9 ini menunjuk makna “WIDE” artinya konten pada layar wide screen WQHD akan sangat bagus tampilannya. LG G3 mengguakannya

Terakhir adalah yang disebut 4K atau Ultra HD. Besaran resolusi layarnya 3840x2160 ini empat kali lebih besar dari 1080p Full HD (1920x1080). Samsung Galaxy Note 3 dan Galaxy S5 mampu merekam video 4K dalam kecepatan @30fps.

Yang menarik adalah sebenarnya mata Anda tidak mampu membedakan antara FULL HD dengan 2K maka bos /CEO Huawei mengatakan bahwa resolusi layar QHD tidak lah berguna pada ponsel. Ini artinya pertarungan piksel pada ponsel yang memiliki layar kecil tidak seperti televisi sebenarnya semua itu adalah permainan yang sia-sia juga disamping itu akan menambah daya baterai dan membebani kerja prosesor ponsel. Namun teknologi untuk piksel ponsel ini terus bergulir tidak bisa dihentikan.

Lo Masih 0 komentar, dikomentari donk.!

Tinggalkan Komentar. Kalau tidak mau komentar ya, tinggalin duwit ya..hihihi