Pesawat Garuda Surabaya-Jakarta bersiap take-off tapi tertunda gara2 ini

1 Commenter
✈ *Pesawat Garuda tujuan Surabaya - Jakarta tadi pagi bersiap take-off tapi tertunda gara2 Saridin* (Asal bojonegoro yg baru pertama kali naik pesawat) dg tiket ekonomi, tapi ngotot pengen duduk di kelas bisnis.

Alex (pemilik kursi bisnis): “Maaf pak... Ini kursi saya.”

Saridin:
” *sampean siapa* ?”

Alex:
”Saya penumpang yang duduk di sini pak..!”

Saridin :
”Penumpang..? Aku penumpang juga, *sama2 bayar*..! *sama2 penumpang, gak usah ngator-ngator*"

Alex lapor ke pramugari.

Pramugari :
“Maaf pak Saridin.. bapak mestinya duduk di belakang.”

Saridin :
“Sampean siapa.?”

Pramugari :
“Saya pramugari.”

Saridin :
“Pramugari itu apa?

Pramugari :
“Pramugari itu yang melayani penumpang.”

Saridin :
“ *Oh, babu*? Tak kira siapa, sudahlah *tak osah ros-ngoros oreng lain, cuci piring saja di belakang*. Pokoknya aku enak duduk di sini saja. Sampeyan mau apa ?!!”

Pramugari habis akal, dia memanggil pilot.

Pilot:
“Maaf pak, mestinya bapak duduk di belakang..!!”

Saridin :
“Sampean siapa ?”

Pilot :
“Saya pilot pak.”

Saridin :
“Pilot itu apa?”

Pilot :
“ *Pilot itu yg mengemudikan pesawat ini*”

Saridin :
“ *Oh sopir*..?” Tak kira siapa, bajunya seperti seragam LLAJ, pake topi, e taunya sopir. Pokoknya aku tak mau pindah. Sekarang sampeyan mau apa ?

Mattali orang asli madura yang baru masuk pesawat mendengar ribut² bertanya pada pilot, *kemudian dia manggut² & mendekati Saridin sambil membisikkan sesuatu di telinganya, Saridin tiba2 bangkit sambil mel ngomél* :

“ *Dasar sopir gila, babu tak punya otak, untung ada bapak Mattali ini yg ngasih tau sengkok*. Klo ndak, aku ndak sampe jakarta.

Saridin pun pindah ke belakang,
Pilot merasa takjub, dia bertanya pada Pak Mattali :
“Apa sih yg bapak bisikkan, koq tiba² dia sukaréla pindah kursi?”

Mattali :
“ *Saya tanya, bapak mau kemana? Dia jawab mau ke JAKARTA*.
Saya bilang anda salah duduk ... *kalau mau ke JAKARTA duduknya harus di BELAKANG* ... yang di
*_DEPAN itu tujuannya ke Jember"

Serius amat bacanya.....
Baca Selanjutnya»