Muamba Sempat Meninggal 78 Menit

LONDON - Tim medis yang menangani gelandang Bolton Wanderers Fabrice Muamba bisa menarik napas lega. Perkembangan pemulihan kesehatan Muamba terus mengarah pada grafik positif. Muamba disebutkan sudah mampu berkomunikasi dengan orang-orang di sekitarnya, Rabu (21/3) waktu setempat.

Ahli kardiologi yang menangani Muamba, Sam Mohiddin menegaskan, harapan untuk menyaksikan Muamba segera pulih, sangat kecil. Tapi, dia juga mengungkapkan perkembangan pemulihan kondisi Muamba sudah berlangsung luar biasa, mengingat jantung pemain 23 tahun itu sempat berhenti selama 78 menit.

Kabar positif tersebut turut memberikan kepastian pada Bolton terkait laga selanjutnya di Premier League. Laga home melawan Blackburn Rovers di Reebok Stadium tetap digelar. Selain itu, pertandingan lanjutan melawan Tottenham Hotspurs di perempat final Piala A yang terhenti di menit ke-41 juga akan dilanjutkan Selasa (27/3).


"Fabrice terus menunjukkan sinyal positif dan dia tak hanya melampaui harapan kami, tapi juga harapan kami. Perlu diingat, ini masih terlalu dini, karena masa pemulihannya masih panjang," tutur Mohiddin.

Tim medis pertandingan dan Bolton berusaha keras memberikan pertolongan pertama pada Muamba begitu dia terjatuh di tengah lapangan. Muamba segera dilarikan ke London Chest Hopital beberapa saat kemudian. Penanganan lebih serius dilakukan di rumah sakit itu untuk menyelematkan nyawa Muamba.

Beberapa fakta diungkapkan dokter tim Bolton, Jonathan Tobin terkait insiden menegangkan akhir pekan lalu itu. Dia mengakui bekerja keras selama 48 menit sebelum sampai di rumah sakit. Sesampai di rumah sakit, hingga 30 menit penanganan, Muamba belum juga sadar dan tak ada tanda-tanda aktivitas pada jantung Muamba. Total, jantung Muamba terhenti selama 78 menit.

"Secara efektif dia sudah mati saat itu. Fabrice adalah tipe penderita penyakit jantung di mana jantungnya menunjukkan banyak aktivitas elektrik tapi tanpa aktivitas otot-ototnya. Kadang itu bereaksi dengan obat-obatan atau terapi kejut," ujar Tobin.

"Sekarang sudah diketahui kenapa penyebabnya, tapi, total Fabrice mendapat 15 terapi kejut. Dia mendapat 12 lagi di ambulans," lanjutnya.

Terkait kondisi terakhir sang gelandang, Tobin menyebut kalau kini Muamba sudah menunjukkan indikasi positif ke arah pemulihan. "Saya mengunjunginya semalam. Saat saya datang dia berkata "Hai, Dok". Saya tanyakan bagaimana kabarnya dan dia bilang kalau dia "baik"," Tobin

"Saya menjelaskan kepadanya apa yang terjadi, itu komunikasi yang saya lakukan dengan Fabrice. Kami takut sesuatu yang buruk terjadi dan belum berpikir pemulihan yang dia alami. Ini luar biasa," beber Tobin.

Kabar lebih membahagiakan disampaikan oleh mantan kapten timnas Prancis Thierry Henry. Henry datang langsung dari Amerika Serikat (AS) untuk mendaatkan kesempatan mendampingi Muamba selama sekitar satu jam. "Fabrice dalam kondisi stabil dan bisa berbicara dengan sempurna," beber Henry.




Lo Masih 0 komentar, dikomentari donk.!

Tinggalkan Komentar. Kalau tidak mau komentar ya, tinggalin duwit ya..hihihi