Cara Mengkoneksikan USB OTG Hardisk ke Android


Smartphone yang support USB On The Go, yang berarti support untuk membaca input eksternal dari peripheral USB, bisa dikoneksikan juga ke eksternal hardisk (HDD), selain flashdisk. (Kita bahkan bisa mengkoneksikannya ke keyboard, mouse, bahkan infra red barcode scanner). Masalahnya untuk mengkoneksikan USB OTG ke eksternal HDD, ada dua hal yang harus diperhatikan.

Pertama jenis HDD. Kabel USB yang digunakan, selain untuk transfer data, sebenarnya juga menyalurkan arus listrik dari smartphone ke HDD untuk memberi tenaga. Arus listrik yang dihasilkan smartphone cenderung sangat kecil. Jadi tidak semua jenis HDD bisa dijalankan dengan daya listrik dari smartphone. 

Kebanyakan portable HDD seri-seri baru seperti seagate dan WD yang ukurannya cukup kecil, sanggup dijalankan dengan daya dari smartphone. Setelah bisa dipastikan kalau HDD-nya cocok dengan arus listrik dari smartphone, persoalan 

Kedua yang harus diatasi adalah format partisi yang digunakan oleh HDD.
Smartphone Android secara default hanya mengenali format FAT 32 (File Allocation Table), sebuah sistem file yang diperkenalkan Microsoft di tahun 1977. Sistem ini mempunyai batasan besar 1 file maksimal yang bisa dikopi hanya 4 GB. (Makanya ketika kita mencoba mengkopi, misalnya sebuah file film HD yang lebih besar dari 4 GB ke memori card atau internal storage smartphone Android, akan ditolak.)

Untuk portable HDD, dan kebanyakan hardisk lain, format partisinya sudah menggunakan sistem yang lebih baru yaitu NTFS (New Technology Files System), format yang juga diperkenalkan oleh Microsoft di tahun 1993. Besaran sebuah file pada sistem yang baru ini lebih leluasa.
Jadi supaya portable HDD bisa dibaca oleh smartphone Android, kita bisa mengakalinya dengan beberapa cara. 

Cara pertama, memformat portable HDD menjadi FAT 32. Cara ini tidak bisa langsung dilakukan seperti biasanya di komputer dengan klik kanan. Ada beberapa cara untuk melakukannya. 

- Menggunakan command DOS di windows.

Caranya di komputer windows ketik CMD yang akan membuka layar DOS.

Ketikkan: format /FS:FAT32 X: 

Dengan X di sana digantikan dengan alamat drive portable HDD kita. Misalnua kalau portable HDD kita terbaca sebagai Drive G, maka perintah DOS nya format /FS:FAT32 G:

- Menggunakan tools yang tersedia banyak di internet.
Misalnya kita menggunakan tools dari pembuat HDD Western Digital, yaitu WD FAT 32 Formatting Tool, yang bisa diunduh di sini.

Cara pertama ini harap diingat, membuat portable HDD bisa dibaca oleh smartphone Android, tetapi akan mempunyai batasan tidak bisa menyimpan file yang satu filenya berukuran lebih besar dari 4GB. Dan ingat sebelum melakukan format, semua data di dalam portable HDD yang sudah ada akan hilang.

Cara kedua, jika tidak ingin memformat portable HDD menjadi FAT32, kita bisa menggunakan bantuan aplikasi di smartphone Android. Aplikasi ini banyak tersedia di playstore, diantaranya Paragon exFat, NTFS & HFS+, yang bisa diunduh di sini.

Hanya saja untuk menggunakan aplikasi ini, smartphone Android harus dalam kondisi sudah di-root. Bagusnya untuk brandXiaomi ini, me-root smartphone, tidak menghanguskan garansi seperti kebanyakan aturan dari vendor lain. Selain itu, mudah untuk mengembalikannya ke kondisi awal tanpa root.

Jika sudah berani me-root sendiri, panduan root Redmi Note ada di mana-mana. Salah satunya dengan cara yang sangat mudah dan bisa dibaca di sini.

Cara ketiga, yang tidak memerlukan format HDD dan me-root device. Instal aplikasi Nexus Media Importer di Playstore. Bisa di download di link ini.

Asalnya aplikasi ini dikembangkan untuk tablet Nexus 7 ketika pertama kali keluar, supaya bisa mendukung USB OTG. Dengan aplikasi ini data di portable HDD seperti film HD, musik, foto, dll bisa di akses dan langsung diputar di smartphone. Hanya saja aplikasi ini berbayar sekitar hampir Rp 50.000.

Lo Masih 0 komentar, dikomentari donk.!

Tinggalkan Komentar. Kalau tidak mau komentar ya, tinggalin duwit ya..hihihi