Seorang pria, bernama dede diajukan ke pengadilan karena terbukti membawa lari sepeda motor teman kencannya. Inilah kutipan pembelaan Dede di pengadilan:
“Saya tidak mencuri motor itu Pak Hakim. Gadis itu sudah memberikannya dengan ikhlas.” kata Dede dengan suara memelas.
Dede melanjutkan, “Kami berkenalan, menjadi akrab lalu berjalan-jalan pakai sepeda motornya ke taman yang sepi.”
“Kemudian setelah kami parkir, gadis itu berbisik di telingaku, ‘ambillah milikku yang paling berharga’, sambil dia membuka semua pakaiannya, terus lari masuk semak-semak,” tambah Dede
“Aku pikir, dari pada baju dan celananya, kurasa lebih berharga sepeda motornya. Iya kan Pak Hakim…?!”

